Cara Membedakan Oli Palsu dan Asli, Jangan Teledor Bisa Bikin Turun Mesin

Muhamad Fadli Ramadan
Bisa bikin mesin kendaraan turun mesin, bagaimana cara membedakan oli palsu dan asli? (Foto: Amit Dave | Reuters)

- Label

Label yang melekat pada kemasan oli palsu terlihat kusam atau buram karena menggunakan botol oli bekas pakai. Selain itu, ada pula yang menggunakan label dari kertas stiker yang murah (stiker bontak). Berbeda dengan kemasan label yang ada pada oli asli.

3. Tanda Pengaman

Banyaknya oli palsu yang beredar di pasaran membuat produsen oli harus melakukan berbagai upaya. Salah satu yang yang dilakukan adalah dengan menambahkan tanda pengaman ekstra berupa segel, barcode, atau stiker hologram.

Tanda pengaman inilah yang tidak akan ditemukan pada oli motor palsu. Ini merupakan ciri oli motor palsu yang harus diperhatikan ketika akan membeli pelumas untuk kendaraan bermotor.

Kode barcode tersebut hanya bisa dipindai sebanyak satu kali. Jadi, apabila tertera informasi bahwa barcode pernah dipindai sebelumnya, ada kemungkinan isi dari kemasan oli tersebut sudah diganti dengan yang palsu.

4. Kode Produksi

Ciri berikutnya yang menandakan oli tersebut palsu adalah tidak adanya kode nomor produksi yang tertera pada kemasan. Jika ada, belum tentu nomor produksi tersebut sesuai antara yang ada pada botol kemasan dengan di tutup botolnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat

57 tahun lalu

Mengintip Standar API SQ pada Oli Kendaraan, Apa Itu?

57 tahun lalu

Marak Pelumas Kendaraan Palsu, Produsen Terus Lakukan Investigasi

57 tahun lalu

Marak Sparepart Palsu di Platform Online, Bagaimana dengan Garansinya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal