Ban Mobil Botak Sebelah, Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya

Muhamad Fadli Ramadan
Selain tekanan ban, pengendara yang sering menikung tajam, mengerem mendadak, atau melaju dengan kecepatan tinggi lebih berisiko mengalami ban botak sebelah. (Foto: Ilustrsi/AI)

Spooring dan balancing harus dilakukan untuk menyelaraskan sudut roda serta menghindari getaran saat berkendara. Kombinasi tekanan dan spooring yang tepat membuat keausan roda lebih merata dan stabil.

6. Rotasi Ban Secara Berkala

Memindahkan posisi roda dari satu sisi ke sisi lain membantu menyebarkan keausan secara merata. Misalnya, roda depan kanan bisa dipindahkan ke belakang kiri dan sebaliknya, sesuai metode rotasi standar.  Rotasi rutin memperpanjang umur pakai roda karena beban tidak selalu menumpuk di satu sisi.

7. Evaluasi Gaya Berkendara

Gaya mengemudi yang agresif, seperti pengereman mendadak atau menikung tajam, dapat mempercepat aus pada sisi tertentu. Berkendara dengan halus membantu menyebarkan tekanan roda secara merata. 

Hindari jalan berlubang atau tikungan tajam dengan kecepatan tinggi. Akselerasi stabil dan pengereman lembut membuat umur ban lebih panjang. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Isi Angin Ban Depan dan Belakang Mana Harus Lebih Tinggi? Ini Jawabannya

57 tahun lalu

Cara Mengetahui Tekanan Angin Ban Mobil yang Tepat, Jangan Asal Isi Perhatikan Ini

57 tahun lalu

Mejeng di PRJ 2026, Ban Mobil dan Motor Ikut Ramaikan Pameran

57 tahun lalu

Ganti Ban Mobil Apakah Harus Merek yang Sama? Ini Harus Diperhatikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal