Zita Anjani Pilih Tidak Ikut Gerakan Brave Pink Hero Green, Alasannya Mengejutkan!

Muhammad Sukardi
Zita Anjani tidak mau ikut gerakan Brave Pink Hero Green. (Foto: Instagram, X)

Zita menerangkan, dirinya memilih mengawal dari dalam. Meski begitu, kata Zita, menyerukan perubahan itu hak setiap warga, asal bukan dengan kebencian dan hoaks. 

"Pink dan hijau bukan musuh, jangan saling menyalahkan sesama rakyat. Perbedaan cara adalah hal biasa, yang luar biasa adalah ketika kita tetap berdiri di sisi rakyat, meski lewat jalan yang tak selalu sama," kata Zita Anjani. 

Sebagai informasi, gerakan ini bukan sekadar warna, tapi simbol keberanian dan solidaritas masyarakat Indonesia.

Brave Pink lahir dari keberanian seorang ibu bernama Ana. Dia sempat viral gegara berani berorasi di depan aparat sembari. Di momen itu, Ibu Ana mengenakan hijab berwarna pink.

Sementara, Hero Green adalah warna helm Affan Kurniawan, driver ojol yang dilindas mobil rantis Brimob pada Kamis, 28 Agustus 2025. Warna ini dimaknai sebagai simbol harapan dan perjuangan yang tumbuh dari kehilangan.

Kedua warna ini yang kemudian dipakai warga sebagai bentuk solidaritas warga jaga warga. Tidak heran banyak pengguna media sosial menggunakan dua warna tersebut untuk mengekspresikan diri di ruang digital.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zita Anjani Kibarkan Merah Putih di Gunung Semeru, Peringati HUT RI Bersama Pendaki Difabel

57 tahun lalu

HUT ke-80 RI, Zita Anjani Pimpin Pengibaran Merah Putih di Ranu Kumbolo Semeru

57 tahun lalu

LHKPN Zita Anjani, Utusan Khusus Presiden Berharta Rp89,7 Miliar

57 tahun lalu

Ceraikan Ikram Rosadi, Larissa Chou: Ini Keputusan yang Tepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal