Yasonna Minta Polisi Langsung Tahan Napi Asimilasi yang Berulah

Riezky Maulana
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly. (Foto: Antara)

"Narapidana asimilasi yang melakukan pengulangan tindak pidana didominasi kasus pencurian, termasuk curanmor. Ke depan, semua warga binaan kasus pencurian yang akan mendapat program asimilasi harus dipantau lagi rekam jejaknya. Apabila ada yang tidak benar, jangan diberikan asimilasi karena dapat merusak muruah dari program ini,” tuturnya.

Yasonna menekankan, jangan sampai ada di antara narapidana yang sudah dibebaskan tidak terpantau dengan baik. Dia meminta para Kakanwil untuk mengecek langsung ke keluarga tempat narapidana tersebut menjalani asimilasi. "Saya minta seluruh Kakanwil memantau program ini 24 jam setiap harinya," kata Yasonna.

Adapun pengarahan tersebut dilakukannya sebagai bentuk evaluasi atas sikap masyarakat yang mengeluhkan kebijakan program asimilasi dan integrasi Covid-19. Keluhan tersebut muncul akibat sejumlah kasus pengulangan tindak pidana oleh warga binaan.

Hingga 20 April 2020 pukul 07.00 WIB, jumlah warga binaan yang dibebaskan telah mencapai 38.822 orang.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

560 Napi Lansia Dapat Remisi, Negara Hemat Biaya Makan Rp1 Miliar Lebih

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal