Selain itu, orang tua juga dapat menentukan grup mana saja yang boleh diikuti anak. Dengan sistem tersebut, interaksi digital anak diharapkan lebih terarah sejak pertama kali menggunakan aplikasi.
Proses pembuatan akun dilakukan menggunakan dua perangkat berbeda. Perangkat pertama adalah telepon milik anak yang digunakan untuk membuat akun.
Sementara perangkat kedua merupakan telepon milik orang tua yang berfungsi untuk menghubungkan serta mengawasi akun tersebut. Proses awal dimulai dengan mengunduh WhatsApp Messenger melalui Google Play Store atau Apple App Store.
Setelah pendaftaran nomor telepon selesai, pengguna harus memasukkan tanggal lahir anak. Langkah berikutnya, perangkat orang tua memindai kode Quick Response (QR) untuk menautkan kedua perangkat.
Setelah proses penautan selesai, orang tua diwajibkan membuat kode keamanan khusus. Kode tersebut berupa Personal Identification Number (PIN) yang terdiri dari enam digit.