Webinar Pemilu Rakyat 2020: Pilkada Serentak di Tengah Pandemi

Felldy Aslya Utama
Webinar Pemilu Rakyat 2020 bertajuk "Pemilu Serentak di Tengah Pandemi" digelar Selasa (16/6/2020). (Foto: iNews).

JAKARTA, iNews.id - Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 dihadapkan pada tantangan baru. Bila selama ini berkutat pada teknis pemilihan dan keamanan, kini potensi penularan Covid-19 menjadi faktor yang tak bisa disepelekan.

Pandemi telah membuat tahapan pesta demokrasi tingkat daerah itu berubah drastis. Semula dijadwalkan pada 6 Juni 2020, pemungutan suara akhirnya diputuskan mundur pada 9 Desember 2020.

Pemerintah bersama DPR serta KPU dan Bawaslu sepakat menetapkan jadwal baru pilkada setelah hampir semua daerah di Indonesia terpapar virus corona. Sampai Minggu (14/6/2020), misalnya, kasus positif terinfeksi menembus 38.277 orang yang tersebar di 34 provinsi.

KPU menyatakan, rangkaian tahapan Pilkada Serentak 2020 terus berjalan. Pada awal Juli mendatang, KPU akan menggelar simulasi pemilihan. Uji coba ini untuk menggambarkan bagaimana pemungutan suara nanti dilaksanakan, di tengah bayang-bayang pandemi yang belum usai.

“Simulasi akan kita laksanakan sebagaimana peraturan KPU tentang penyelenggaraan di masa bencana,” kata Ketua KPU Arief Budiman, Jumat (12/6/2020).

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selingkuh dengan Bawahan, Anggota KPU Ogan Komering Ulu Timur Dipecat!

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

MK Putuskan Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Gugur dari Dapil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal