Wamenhan Sebut Singkong Bisa Munculkan Efek Gentar untuk Indonesia

Riezky Maulana
Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono (kanan) memaparkan tentang pentingnya ketahanan pangan bagi Indonesia, Kamis (13/8/2020). (Foto: Kementerian Pertahanan).

Singkon juga berdampak bagi perkembangan ilmu dan teknologi dimana persentase muatan lokal dari teknologi yang digunakan meningkat. Menurutnya, penggunaan pati singkong (tapioka) sebagai sumber bahan kimia dan mineral dapat meningkat.

Dampak terakhir yakni terhadap lingkungan baik lingkungan fisik-kimia, biologi, sosial dan ekonomi masyarakat. Semua dampak positif itu, dapat diraih jika mampu memproduksi sekitar 40 juta ton singkong setiap tahun.

"Nilai produksi itu akan setara dengan 10 juta karbohidrat yang senilai Rp62 triliun. Belum lagi dihitung nilai produk turunannya. Makanya tadi saya bilang jika kita kembangkan cadangan pangan startegis ini akan menimbulkan efek gentar secara geostrategis bagi negara," katanya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Puji Kepemimpinan Kapolri: Ini Kalau Tim Bola, Kontrak Diperpanjang

57 tahun lalu

Prabowo Ajak ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan, Ingatkan Risiko El Nino

57 tahun lalu

Prabowo Terbitkan Inpres Pengadaan 1 Juta Ton Jagung, Perkuat Cadangan Dalam Negeri

57 tahun lalu

Kementerian PU Dapat Anggaran Rp118,5 Triliun di 2026, Fokus Perkuat Irigasi dan Konektivitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal