"Saya minta maaf karena saya juga salah satu yang menjarah minimarket tersebut. Saya sebenarnya tidak ada niat untuk berbuat itu, cuma karena keterbatasan makanan yang kami miliki, kami juga terjebak banjir tidak ada uang untuk membeli, tidak ada bantuan sama sekali, akhirnya saya ikut mengambil juga," ujar pria tersebut, dikutip Senin (1/12/2025).
Banyak warganet yang bersimpati bahkan ingin membantu membayar barang yang diambil oleh pria tersebut. Mereka justru mempertanyakan di mana peran pemerintah saat warganya yang terkena bencana kekurangan bantuan.
Apalagi makanan adalah hal yang utama diperlukan untuk para korban demi bertahan hidup. Tidak ada uang, akses terputus, dan tidak adanya bantuan yang diterima membuat para korban banjir putar otak dan terpaksa melakukan tindakan untuk bertahan di situasi yang sulit.
"Alf***, kalo lu mau nagih, tagih ke gw, ya. Gua yang bayarin makanan yang bapak ini ambil. Terima kasih," tulis @Fan***.
"Haram pun jadi makruh kalau dalam keadaan darurat," kata @Zid***.
"Alf*** hitung semua yang dijarah tagih ke pemerintah," ungkap @Le***.