Viral All Eyes on Papua, Penolakan Pembangunan Perkebunan Sawit di Tanah Cendrawasih

Wikku D Nugroho
Viral All Eyes on Papua (Foto: IG Budak Korporat)

Meski, ditentang oleh Suku-suku di Papua nyatanya Izin kelayakan lingkungan hidup pun telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Papua kepada PT Indo Asiana Lestari (PT IAL). 
 
Pembabatan hutan adat yang nantinya akan dijadikan sebagai perkebunan kelapa sawit tentu ditolak oleh suku-suku di Papua. Sebab, hutan tersebut telah jadi sumber kehidupan, pangan, dan budaya, dan sumber air. 

Tak hanya berpotensi menghilangkan hutan alam, lebih mengerikannya lagi proyek perkebunan sawit tersebut ditaksir akan menghasilkan emisi 25 juta ton CO2. 

Jumlah emisi tersebut sama dengan menyumbang 5% dari tingkat emisi karbon yang diprediksi akan didapatkan dunia pada tahun 2030 mendatang. Selain berdampak buruk bagi masyarakat Papua, dampak buruk ini juga akan menyebar ke seluruh dunia. 

Akun @/Sosmedrecehh mengunggah cuplikan video masyarakat adat yang melakukan demonstrasi di depan Mahkamah Agung. Unggahan disebut juga dilengkapi dengan narasi: 

"Satu lagi di dalam negeri. Masyarakat adat awyu Papua berdemo di depan MA. Mereka menyampaikan hutan adat tempat tinggal mereka diserobot perusahaan sawit. And no one cares. ALL EYES ON PAPUA," tulisnya pada Minggu, 2 Juni 2024.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
5 hari lalu

BMKG Catat Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Tertinggi Se-Indonesia!

7 hari lalu

Mentan bakal Tambah Anggaran Pertanian buat Papua, Buka Sawah Baru hingga Kirim Traktor

10 hari lalu

Fantastis! Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru di Pegunungan Papua

12 hari lalu

Stok Beras di Papua 17.000 Ton, Bulog bakal Tingkatkan 3 Kali Lipat: Kualitasnya Terjaga!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal