Vaksin Sinovac Jadi yang Pertama Didatangkan Indonesia, BPOM: Ditunjuk Menkes

Sindonews
Binti Mufarida
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Antara) 

Dia menyebut ketika vaksin Pfizer yang dikembangkan oleh Amerika dan Eropa maka sudah pasti jatah vaksinnya hanya untuk diprioritaskan di negara yang membuat vaksin tersebut.

“Dan kita lihat kecepatan pembuatan vaksin tersebut juga tidak bisa cepat, juga tidak bisa memenuhi semua. Jadi itu menjadi salah satu faktor,” ujarnya.

Kedua, kata Lucia yaitu adanya kesempatan untuk melakukan transfer teknologi dari vaksin Sinovac. 

“Sehingga nantinya akan bisa diproduksi di Biofarma. Dan itu sudah menjadi salah satu pertimbangan,” ucapnya.

Lucia kemudian menyebut BPOM tak bisa menjelaskan secara detail pertimbangan memilih Sinovac. Dia menegaskan BPOM hanya bertugas memastikan khasiat dan mutu vaksin yang ditunjuk pemerintah.

“Jadi yang lainnya juga banyak pertimbangan-pertimbangan, Saya tidak bisa semuanya menjawab karena Badan POM dalam hal ini ditugaskan untuk mengevaluasi vaksin-vaksin yang ditunjuk oleh pemerintah apakah ini aman, berkhasiat dan bermutu untuk layak diberikan kepada masyarakat,” kata Lucia. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Minta Menkes Perluas Cek Kesehatan Gratis hingga Perkuat Penanggulangan TBC

57 tahun lalu

Bertemu Kepala BGN, Menkes Dukung 4 Langkah Baru untuk Tata Ulang Program MBG

57 tahun lalu

Sering Makan Sambil Main HP, Menkes Sebut Kebiasaan Paling Buruk Orang Indonesia

57 tahun lalu

Vape Ancam Jutaan Anak Indonesia, BPOM: Jangan Anggap Rokok Elektronik Lebih Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal