Usulan Jabatan Presiden 3 Periode, Waketum MUI : Janganlah Kalian Tega Jerumuskan Jokowi

Widya Michella
Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas. (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas meminta kepada elite politik untuk membiarkan Presiden Joko Widodo turun dengan khusnul khatimah. Hal ini sebagai respons dimana para politisi dan para petinggi di Indonesia mulai menyuarakan perpanjangan periode kepemimpinan Jokowi.
 
"Oleh karena itu kepada para politisi yang masih punya moral dan hati nurani janganlah kalian tega menjerumuskan Pak Jokowi kepada hal-hal yang tidak kita inginkan," kata Anwar dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/2/2022).

Anwar mengatakan Jokowi telah menyatakan dengan tegas untuk menolak rencana tiga periode atau tambah masa jabatan Presiden. 

"Biarkanlah beliau mengakhiri masa jabatannya dengan husnul khotimah karena memang sudah habis waktu bagi beliau untuk memimpin negeri ini sesuai dengan ketentuan konstitusi yang ada yaitu dua periode," ucap dia.

Bahkan Menko Polhukam, Mahfud MD pun, lanjut Anwar mengatakan bahwa praktek korupsi pada hari ini jauh lebih dahsyat dari zaman orde baru. Karena di zaman orde baru  hanya ada korupsi di lembaga eksekutif, namun pada hari ini sudah menjalar ke lembaga legislatif dan yudikatif. 

"Saya rasa Mahfud MD hanya menyampaikan apa yang ada dan apa adanya. Semua rakyat juga sudah tahu hal demikian karena di era digital ini rakyat  sudah pada melek dan tidak lagi bisa dibohongi karena lewat informasi yang ada yang bisa mereka akses mereka sudah tahu tentang apa yang  sedang terjadi di negeri ini,"ujarnya.

Menurut dia, jika seandainya dukungan kepada Jokowi masih sangat besar harus tetap disyukuri. Jokowi dapat turun dari jabatannya dengan terhormat dan disambut dengan derai airmata rakyatnya yang menangis karena sedih akan  berpisah dengan pemimpin yang dicintainya. 

"Untuk itu hal ini hendaknya benar-benar menjadi perhatian kita bersama sebagai anak negeri yang memang cinta dan sayang kepada bangsa dan negaranya dengan sepenuh hati dan dengan seluruh jiwaraganya," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
14 jam lalu

MUI Kritik Kekerasan di Ponpes Terus Terulang, Sebut Bertentangan dengan Pendidikan Islam

12 hari lalu

MUI Godok RUU Pidana LGBT untuk Prolegnas DPR

14 hari lalu

Perpres Nomor 111 Tahun 2025: Presiden Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter

15 hari lalu

MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Menyengsarakan Rakyat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal