Umrah Dibuka, Sertifikat Vaksin Covid-19 Indonesia Diharapkan Bisa Terbaca di Arab Saudi

Muhammad Refi Sandi
Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar jemaah bisa segera umrah (Foto: Istimewa)

"Jadi empat yang dipakai dan enam yang diakui. Karena Sinovac dan Sinopharm WHO mengakui jadi Saudi pun mengakui. Tapi, tidak dipakai. Nah sampai nanti ada kesepakatan sampai ada aturan mengenai booster mengenai vaksin ini maka jamaah asing belum bisa masuk," ujarnya.

Namun, Eko ketimbang pusing terkait jenis vaksin dirinya lebih mementingkan cara agar sertifikat vaksin dapat terbaca oleh petugas Arab Saudi. Sebab, tanpa dibaca tidak bisa memasuki kawasan Arab Saudi.

"Nah yang paling penting sekarang adalah bagaimana  petugas Arab Saudi itu bisa membaca sertifikat vaksin kita. Nah ini yang belom bisa kami sudah mencoba teman teman dilapangan sudah mencoba untuk memastikan bahwa barcode yang kita punya di PeduliLindungi itu bisa dibaca oleh petugas Saudi. Nah sampai sekarang tidak bisa. Tanpa dibaca itu tidak mungkin jamaah bisa masuk Masjidil Haram itu aja," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bos Hanania Travel Jadi Tersangka, Uang Jemaah Diduga Dipakai untuk Endorse Selebgram

57 tahun lalu

Heboh! Awkarin hingga Keanu Agl Bakal Diperiksa Polisi Imbas Promosikan Hanania Travel 

57 tahun lalu

Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Unduh Sertifikat Resmi Lewat Nusuk, Cukup Scan Barcode

57 tahun lalu

Sama-Sama untuk Otak, Fungsi Vaksin Meningitis dan Japanese Encephalitis Berbeda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal