Udara Jabodetabek Masuk Level Beracun, Ahli Peringatkan Situasi Darurat Kesehatan Publik!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi polusi udara di Jabodetabek. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Ahli Kesehatan Lingkungan Griffith University Australia dr Dicky Budiman memperingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di Jabodetabek untuk lebih waspada terhadap kondisi udara saat ini. 

Menurut dr Dicky, dengan level udara di Jabodetabek yang masuk dalam level sangat buruk bahkan beracun, banyak masalah kesehatan yang dapat terjadi jika kondisi bahaya itu tidak ditindak serius. 

Bahkan, untuk meningkatkan kewaspadaan, dr Dicky menilai udara Jabodetabek sudah masuk dalam situasi darurat kesehatan publik. 

"Jika indikator udara di suatu wilayah menunjukkan angka PM2.5 >250 µg/m³ yang mengacu pada data Nafas Indonesia, itu sudah masuk dalam kategori situasi darurat kesehatan publik," papar dr Dicky saat dihubungi iNews.id, Senin (26/5/2025). 

Kualitas udara Jabodetabek per 25 Mei 2025 mengacu aplikasi Nafas Indonesia. (Foto: X)

"Jika sudah masuk dalam situasi darurat kesehatan publik, perlu respons cepat dari pemerintah dan masyarakat," tambahnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Udara Jabodetabek di Level Beracun, Waspada ISPA hingga Penyakit Jantung!

1 tahun lalu

Kualitas Udara Jabodetabek di Level Beracun, Ini Faktanya! 

2 tahun lalu

BMKG Ingatkan Polusi Jakarta Tinggi pada Malam dan Pagi Hari

2 tahun lalu

Waspada Paparan Polusi Udara, Ini 5 Cara Ampuh Atasi Flu dan Batuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal