Uang Kompensasi Rumah Rusak akibat Bencana di Sumatra Cair Pekan Depan

Binti Mufarida
Mendagri Tito Karnavian saat Peresmian Hunian Sementara Danantara di wilayah terdampak bencana Sumatra, di Tapsel, Sumut, Kamis (5/2/2026). (Foto: Istimewa)

Untuk kategori rusak berat, pemerintah menawarkan dua pilihan kepada warga terdampak, yakni menempati hunian sementara atau menerima dana tunggu hunian sebesar Rp600.000 per kepala keluarga per bulan hingga hunian tetap selesai dibangun.

"Perlu ditanya lagi, nanti rumahnya mau dibangun sendiri atau bersama-sama. Kalau sendiri, BNPB yang mengerjakan. Kalau bersama-sama, Menteri PKP," kata Tito.

Selain itu, pemerintah juga mencatat sebanyak 1.750 unit rumah hilang akibat tersapu banjir atau tertimbun longsor. Tito menegaskan, warga dalam kategori tersebut akan diperlakukan sama seperti korban dengan rumah rusak berat.

Klasifikasi terakhir berasal dari daerah yang menyampaikan data kerusakan secara gelondongan, dengan total 5.852 unit rumah rusak tanpa perincian tingkat kerusakan. Tito meminta pendataan ulang dilakukan agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.

"Jumlah kerusakan rumah warga ini tak disebut ringan, sedang, atau beratnya. Ini perlu diulang lagi pendataannya," ujar Mendagri Tito.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Korban Bencana Sumatra Bisa Pilih Lokasi Pembangunan Huntap atau Relokasi Kolektif

Nasional
5 hari lalu

1.300 Unit Huntara Korban Bencana Sumatra Diresmikan, Terbanyak di Pidie Jaya

Nasional
6 hari lalu

Satgas Ungkap 10 Kabupaten di Sumatra Masih Butuh Atensi Khusus Pascabencana, Mana Saja?

Nasional
7 hari lalu

Korban Tewas Bencana Sumatra Bertambah, Total 1.204 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal