“Siapa tahu yang baca bilang amin,” kata dia.
Tak disangka, tulisan tersebut mendapat berbagai respons positif dari sesama pengguna jalan. Dege mengatakan, selama perjalanannya banyak yang memberikan respons positif, mulai dari isyarat jempol hingga menyapa saat menyalip di jalan.
Selain sebagai hiburan, menurut Dege, tulisan-tulisan unik seperti ini juga bisa membantu mengurangi rasa jenuh selama perjalanan panjang di Jalur Pantura. Dia sendiri telah menempuh perjalanan sekitar 18 jam sejak berangkat dari Tangerang.
“Biar seru saja di jalan, kalau ngantuk kan bisa baca tulisan-tulisan seperti ini,” ujarnya.