Tragedi Kanjuruhan, PBNU: Mengapa Sepak Bola yang Menyenangkan Jadi Mengerikan?

muhammad farhan
Suasana di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) (Antara)

"Perlu di evaluasi apakah penanganan represif pihak keamanan dan penggunaan gas airmata sudah sesuai standar protap keamanan di stadion?," kata Gus Fahrur. 

Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, data terbaru yang diterima tercatat ada 125 korban tewas saat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Sebelumnya, memang diinformasikan ada 129 orang.

"Tadi hasil verifikasi terakhir, data dari dinkes terkonfirmasi terverifikasi yang meninggal dari awal diinformasikan 129, saat ini data terakhir hasil pengecekan dan verifikasi jumlahnya 125 karena ada yang tercatat ganda," ujarnya Kapolri saat jumpa pers di Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022). 

Kapolri menegaskan, Tim DVI sudah bekerja, salah satunya dengan memastikan identitas korban meninggal. Begitu juga dengan jajaran Polri lainnya seperti Bareskim, Propam, DVI, inafis, dan Puslabfor. 

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBNU: Iduladha Ajarkan Keteguhan Iman dan Kesiapan Berkorban

57 tahun lalu

Makassar Bergelora, Festival Sepak Bola Rakyat 2026 Diserbu Ratusan Talenta Muda

57 tahun lalu

Menag: Hari Raya Iduladha 1447 H Serentak 27 Mei 2026

57 tahun lalu

PBNU Rilis Data Awal Zulhijah 1447 H, Iduladha Diprediksi Serentak pada 27 Mei 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal