Tokoh-tokoh Pejuang yang Belum Diakui Sebagai Pahlawan Nasional

Punta Dewa
Tokoh pejuang Indonesia yang belum diakui sebagai pahlawan nasional. Abdul Moeis Hasan dan Abdul Rozak (Foto: Wikipedia)

Ketika berusia 16 tahun, Abdul Moeis Hasan telah mendirikan ROEPINDO (Rukun Pemuda Indonesia) dan BPPR (Balai Pengajaran dan Pendidikan Rakyat).

Lewat dua organisasi yang ia dirikan, Abdul Moeis Hasan berhasil menyatukan pemuda Kalimantan Timur pada kemerdekaan Indonesia 1945.

Namun, setelah Indonesia mendeklarasikan kemerdekaan, Samarindah dan Kalimantan Timur masih berpihak dengan pemerintah Belanda.

Mengetahui hal ini Abdul Moeis Hasan tidak ambil diam, dirinya lalu membuat gerakan partai lokal bernama Ikatan Nasional Indonesia (INI) sebagai wadah untuk diplomasi dengan pemerintah lokal.

Usaha Abdul Moeis Hasan berbuah manis, lewat gerakannya di partai lokal membuat Samarinda dan Kalimantan Timur sepakat bergabung dengan Republik Indonesia Serikat pada 1949 silam.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
8 hari lalu

Pernah Mapan di Luar Negeri, Anak Pahlawan Nasional Sayuti Melik Kini Tinggal di Rumah Kontrakan Sempit

20 hari lalu

Mensos Dukung Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan Nasional: Pejuang Bahasa Indonesia

3 bulan lalu

Pramono bakal Renovasi Museum MH Thamrin, Jadi Ikon Baru Jakarta

6 bulan lalu

Mengenal Roehana Koeddoes, Pahlawan dan Jurnalis Perempuan yang Berani Bersuara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal