TNI AD Buka Suara soal Joni Pemanjat Tiang Bendera Tak Lolos Seleksi

M Refi Sandi
Yohanes Ande Kala (19) alias Joni menunjukkan piagam penghargaan dari Panglima TNI. (Foto: iNews/Stevanus Dile Payong)

JAKARTA, iNews.id - TNI AD buka suara soal Yohanes Gama Marschal Lau alias Joni tidak lolos dalam seleksi calon bintara tahun 2024. Joni sebelumnya viral saat masih bocah memajat tiang bendera dalam Upacara HUT ke-73 RI di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen Kristomei Sianturi mengatakan Joni tidak lolos karena tak memenuhi syarat aspek tinggi badan.

"Tidak memenuhi syarat dari aspek tinggi badan minimal 160 sentimeter untuk daerah tertinggal," kata Kristomei, Selasa (6/8/2024).

Kristomei mengatakan Joni pernah mendapatkan penghargaan dari Panglima TNI. Namun penghargaan tersebut tidak langsung diterima TNI AD. 

"Piagam penghargaan tersebut tidak menyebutkan bahwa yang bersangkutan wajib diterima masuk TNI AD. Untuk menjadi prajurit TNI AD memang ada beberapa persyaratan dasar yang mutlak dipenuhi," ujarnya. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AD soal Film Pesta Babi: Kami Tak Antikritik tapi Kritik Harus sesuai Fakta Lapangan

57 tahun lalu

Prajurit Bantu Polisi Buru Begal, TNI AD: Operasi Militer Selain Perang

57 tahun lalu

TNI AD Turun ke Jalan Buru Begal, Penindakan Disebut Tetap Kewenangan Polri

57 tahun lalu

Viral Prajurit TNI Rusak Warung di Kemayoran, Kasus Berakhir Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal