SEMARANG, iNews.id - PT Trans Marga Jateng (TMJ) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat dugaan aktivitas derek di ruas Jalan Tol Semarang-Solo yang viral di media sosial. Manajemen TMJ telah melakukan penelusuran serta investigasi internal secara menyeluruh terkait kejadian tersebut.
Berdasarkan hasil sementara, perusahaan langsung mengambil langkah tegas terhadap petugas derek yang terlibat.
Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Prajudi menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi praktik pungutan liar dalam bentuk apa pun.
“TMJ tidak menoleransi pungutan liar dalam bentuk apa pun di perusahaan. Seluruh layanan operasional, termasuk layanan derek, wajib dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur guna menjamin keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan,” ujar Prajudi, dikutip Kamis (2/4/2026).
Dia juga memastikan bengkel yang digunakan dalam kejadian tersebut bukan bagian dari mitra resmi perusahaan maupun Jasa Marga Group.