Tim Gabungan Kesulitan Evakuasi Korban Tsunami di Desa Ujung Kulon

Irfan Ma'ruf
Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, evakuasi korban tsunami Selat Sunda yang dilakukan tim gabungan TNI, Polri, SAR dan relawan di Desa Sumur, Ujung Kulon, Banten, terkendala sulitnya akses jalan.

Dia menjelaskan, dua daerah yang masih belum tersentuh tersebut merupakan daerah yang masih sulit diakses. "Dua titik yang belum tersentuh memang daerahnya masih terpencil," kata Dedi menegaskan.

Sebelumnya, Badan SAR Nasional (Basarnas) mencatat, hingga saat ini 334 orang meninggal dunia dalam peristiwa itu. "Korban yang meninggal itu jumlah sementara dan kemungkinan bertambah," kata Fahrizal, petugas pendataan dan komunikasi Basarnas di Posko Labuan, Pandeglang, Senin (24/12/2018).

Dia mengatakan, temuan tentang jumlah korban meninggal dunia terus meningkat. Sebelumnya tercatat 252 orang meninggal dunia, 757 luka-luka, dan 30 hilang.

Namun, laporan dari lapangan yang diterima pada pukul 11.00 WIB menunjukkan angka itu bertambah menjadi 334 orang meninggal dunia, 764 luka-luka, dan 61 masih hilang.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pembunuhan Pedagang Cilok di Tangerang, 2 Pelaku Ditangkap Ayah dan Anak

57 tahun lalu

Mahasiswi Prodi Sains Komunikasi MNC University Dinobatkan sebagai Putri Budaya Banten 2026

57 tahun lalu

Kisah Kang Surdi, Montir Banten yang Kini Jadi Sopir Bus Selawat 24 Jam di Makkah

57 tahun lalu

Viral! Pulau Umang Dijual Rp65 Miliar di Medsos, Langsung Disegel KKP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal