Tiga WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Antara
Sebanyak tiga nelayan Indonesia yang diculik kelompok Abu Sayyaf minta bantuan majikan dan Presiden Jokowi (Screengrab: The Star)

Dia juga menyebut Kelompok Abu Sayyaf meminta 30 juta peso atau sekitar Rp8 miliar sebagai uang tebusan. Media Malaysia, The Star, melaporkan Kelompok Abu Sayyaf menangkap Maharudin, Farhan, dan Samiun ketika sedang melaut dan memancing udang di Pulau Tambisan, Lahad Datu, Sabah.

Sekitar pukul 23.58 waktu setempat, dua kapal kecil merapat dari bagian buritan dan tujuh orang bersenjata menaiki kapal tersebut. Perairan itu memang dikenal rawan pembajakan dan penyanderaan kelompok bersenjata dari selatan Filipina seperti Abu Sayyaf.

Komisaris Kepolisian Negara Bagian Sabah, Datuk Omar Mammah, mengatakan berdasarkan informasi yang didapat dari otoritas Filipina, sang penculik telah meminta tebusan serupa kepada pihak keluarga beberapa hari setelah penyanderaan terjadi. Namun, Omar enggan mengatakan jumlah tebusan yang diminta penyandera.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi Akhiri Blusukan di Lampung: Saya Masih Orang Kampung

57 tahun lalu

Hari Terakhir Blusukan di Lampung, Jokowi Borong Produk UMKM hingga Bertemu Teman Kuliah

57 tahun lalu

Blusukan ke Lampung, Jokowi Terima Gelar Adat Kehormatan Baginda Pemuka Bangsa

57 tahun lalu

Blusukan di Lampung, Jokowi Dianugerahi Gelar Baginda Pemuka Bangsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal