Terungkap! Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga jadi Korban Bullying Bertahun-tahun

Riyan Rizki Roshali
Petugas mengamankan sisa bom rakitan yang meledak di kawasan MAN 3 Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026). (Foto: iNews)

PADANG, iNews.id - Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus ledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat. Pelajar berinisial R (17) yang diduga membawa dan meledakkan bom rakitan disebut telah menjadi korban bullying sejak duduk di kelas 2 SMA.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan, R mengalami perundungan dari teman-temannya dalam waktu yang cukup lama. Saat ini, R diketahui telah duduk di kelas 3 SMA.

“Karena si anak dari duduk kelas 2 dia sudah dibully. Sekarang dia sudah kelas 3. Sejak pertama duduk di kelas 2, dia sudah dibully sama teman-teman kelasnya,” kata Susmelawati saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).

Polisi menduga tekanan yang terus dialami pelajar tersebut berdampak pada kondisi psikologisnya. Dugaan itu masih menjadi bagian dari pendalaman yang dilakukan penyidik untuk mengungkap latar belakang aksi yang menggegerkan lingkungan sekolah tersebut.

“Jadi, tindakan ini kemungkinan merupakan akumulasi dari beban tekanan psikologis yang mendalam,” ujar dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
23 jam lalu

Belajar dari Internet, Pelajar MAN 3 Padang Rakit Bom di Kamar Tanpa Diketahui Orang Tua

2 hari lalu

Pigai soal Siswa Pelaku Bom Rakitan di Padang Pernah Dibully: Saya saja Korban Rasisme

2 hari lalu

Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Polisi Sebut Pelaku Korban Bullying

2 hari lalu

Pelajar Pembawa Bom di MAN 3 Padang Merakit Sendiri di Rumah Tanpa Sepengetahuan Ortu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal