Jaksa kemudian mengonfirmasi soal uang yang disiapkan untuk memuluskan Harun Masiku menjadi PAW anggota DPR. Dia pun membenarkan.
Jaksa kemudian menggali siapa yang berinisiatif menyiapkan dana untuk memuluskan Harun menjadi anggota DPR. Wahyu menjawab eks anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina yang menawarkan uang tersebut.
"Bagaimana penyampaian Tio kepada saudara?," tanya jaksa.
"Setahu saya, seingat saya, Bu Tio menyampaikan ada dana operasional untuk itu," jawab Wahyu.
"Berapa yang disampaikan?" tanya jaksa lagi.
"Saya lupa persisnya Pak, karena saya hanya menerima Rp150-an (juta)," jawab Wahyu.
"Apakah Rp750 juta?" tanya jaksa memastikan.
"Saya tidak tahu persis tentang itu, yang saya tahu persis adalah saya menerima Rp150 (juta), Pak," papar Wahyu.