Dia mengungkapkan, AHY saat itu setuju para perwira berprestasi tidak semuanya harus berkarier di TNI untuk membangun negara di berbagai sektor. Namun, kata dia, AHY tak pula ingin seluruh perwira TNI yang bagus keluar dari dunia militer.
Iftitah lantas bercerita sedikitnya terdapat 35 perwira TNI yang ingin pensiun dini serta bergabung dengannya dan AHY. Namun, keinginan itu ditolak.
"Semenjak saya pensiun dini, sudah lebih dari 35 perwira TNI yang kami tolak ketika mereka minta bergabung. Baik saya maupun Mas AHY, tidak ingin mereka keluar dari TNI karena kecewa dan emosi. Bagi kami, keluar dari TNI harus riang gembira, karena tujuannya tetap sama, membangun TNI dan bahkan negara," ujar dia.
Dia mengaku memahami tak sedikit perwira berbakat yang kariernya terhambat karena model karier di TNI segitiga piramid. Akan tetapi, menurut dia, prajurit yang ingin keluar dari TNI harus mampu mengembangkan diri.
"Makin ke atas makin mengecil ruangnya. Untuk itu diperlukan keberanian untuk menyiapkan karier kedua di luar TNI. Tetapi syaratnya, harus dengan kesadaran membangun kapasitas baru selain militer," tutur dia.