Temuan Bawaslu soal Iklan Videotron Anies di Bekasi Diturunkan: Vendor Langgar Kontrak

Jonathan Simanjuntak
Ketua Bawaslu Kota Bekasi Vidya Nurul Fathia. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

BEKASI, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi mengungkapkan temuan dan alasan videotron yang menampilkan Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1 Anies Baswedan di-takedown alias diturunkan. Penurunan itu berkaitan adanya kontrak perjanjian yang dilanggar.

Ketua Bawaslu Kota Bekasi Vidya Nurul Fathia mengatakan, pihaknya menemukan fakta bahwa lahan tempat videotron berdiri itu milik PT Metropolitan Land. Lahan itu kemudian disewakan kepada pihak kedua yakni vendor iklan.

Adapun perjanjian kontrak antara PT Metropolitan Land dan vendor mengharuskan iklan yang ditampilkan tidak bermuatan unsur politik. Sayangnya, vendor iklan saat itu menerima iklan yang mengandung unsur politik.

"Kenapa diturunkan videotron tersebut? Yaitu karena tidak sesuai dengan isi dari perjanjian kontrak, karena memang di awal dari pihak manajemen Metland itu mengakui tidak diperuntukkan kampanye maupun berbau unsur politik, hanya untuk iklan komersial videotron tersebut," kata Nurul saat ditemui, Jumat (19/1/2024).

Dia memastikan, penurunan ini bukan intervensi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Dia menegaskan penurunan dilakukan oleh PT Metropolitan Land lantaran vendor tidak menayangkan iklan yang sesuai dengan ketentuan.

"Dari pengakuan manajemen Metland sendiri setelah kami lakukan penelusuran itu tidak ada intervensi dari pemerintah. Memang murni di-takedown, diturunkan dari pihak manajemen Metland selaku yang mempunyai lahan videotron tersebut," ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Viral Ada Intel saat Anies Makan di Warung Soto Karanganyar, Endingnya Foto Bareng

Buletin
5 hari lalu

Viral Video Anies Baswedan Ajak Tiga Intel Foto Bareng, TNI AD Bilang Begini

Nasional
8 hari lalu

Prabowo Kritik Baliho Semrawut, Singgung Spanduk Besar Ayam Goreng Pesan 1 Dapat 1

Megapolitan
18 hari lalu

Pramono Belum Akan Tambah Sumur Resapan untuk Atasi Banjir, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal