Berkolaborasi dengan South China Morning Post (SCMP), Angela berharap V+Short menjadi jendela baru bagi penceritaan digital yang menggabungkan kecanggihan AI dengan talenta-talenta kreatif terbaik dari Indonesia dan Asia.
"Kami menargetkan untuk memiliki proporsi 50-50; 50% produksi langsung dan 50% produksi AI di platform kami ke depannya," ujar Angela.
Angela menambahkan, durasi perhatian (attention span) penonton kini sangat singkat. Hal inilah yang mendasari lahirnya platform V+Short yang fokus pada konten drama vertikal format pendek.
"Tiga detik sebenarnya adalah waktu rata-rata yang dibutuhkan orang saat ini untuk memutuskan apakah mereka ingin menonton suatu konten atau tidak. Dan selama waktu yang terbatas itu, mereka juga ingin merasakan emosi yang besar," tandasnya.