Polisi menemukan ruang loket khusus transaksi narkoba, hingga barak belakang yang dikenal sebagai barak babi dan barak kuda.
Meski ada upaya negosiasi, alat berat tetap bergerak merobohkan bangunan. Semua proses berlangsung di bawah penjagaan ketat ratusan personel TNI-Polri dan Satpol PP.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan, polisi berkomitmen menutup setiap celah peredaran narkoba. Tidak ada kompromi bagi tempat-tempat hiburan malam ilegal yang merusak generasi muda.