Tangis Ibu ABK yang Dituntut Mati Kasus Sabu 2 Ton Pecah: Anak Saya Tak Terlibat

Niko Prayoga
Ibu ABK yang dituntut hukuman mati terkait penyelundupan sabu 2 ton. (Foto: iNews.id/Niko)

JAKARTA, iNews.id - Ibu dari Anak Buah Kapal (ABK) Fandi bernama Nirwana menangis di depan Hotman Paris usai sang anak dituntut hukuman mati. Diketahui, kapal tempat Fandi bekerja diduga terlibat jaringan narkoba internasional.

Nirwana menegaskan sang anak tak terlibat dan tidak mengetahui barang dalam 67 kardus yang dimuat di kapal berisi narkoba berjenis sabu sekitar dua ton.

“Harapan saya, anak saya mohon dibebaskan, kepada Ibu ketua hakim, kepada bapak jaksa, kepada bapak presiden tolonglah bantu anak saya. Karena anak saya tidak tahu barang itu apa isinya, kalau dia tahu mana mungkin dia mau ikut,” ungkap Nirwana di Sayap Suci Kopi Kelapa Gading Jakarta Utara pada Jumat (20/2/2026).

Ia mengaku tidak ikhlas anaknya dituntut hukuman mati karena dia tidak terlibat sama sekali dengan jaringan tersebut. Apalagi posisi anaknya baru saja berlayar selama tiga hari.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

BNN Usul Vape Dilarang di RUU Narkotika: Disalahgunakan Jadi Media Narkoba

Nasional
3 hari lalu

Terungkap, Bos Narkoba Andre The Doctor Jadi Penyuplai 2 Jaringan di Indonesia

Nasional
4 hari lalu

MUI Kecam Israel Sahkan UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Serukan RI Turun Tangan

Nasional
6 hari lalu

MPR Kecam Kebijakan Hukuman Mati Israel Terhadap Tahanan Palestina: Pelanggaran HAM!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal