Tanggapi Alasan Moeldoko Jadi Ketum Demokrat, Andi Arief: Mau Cuci Tangan

Felldy Aslya Utama
Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief menanggapi pernyataan Moeldoko menerima tawaran sebagai Ketum Partai Demokrat versi KLB Sumut. (Foto: Okezone)

Andi Arief menyimpulkan pernyataan Moeldoko itu sebagai persiapan apabila Kemenkumham benar-benar menolak pendaftarannya. Dia menyebut, mantan Panglima TNI itu tengah mencari aman.

"Bukan sikap kesatria. Mau mencuri tertangkap basah," katanya.

Diketahui, Moeldoko menerima tawaran Ketua Umum DPP Partai Demokrat versi KLB Sumut setelah dirinya menanyakan sejumlah pertanyaan kepada kader Partai Demokrat yang hadir di forum KLB. Salah satunya terkait penunjukkannya apakah sudah sesuai AD/ART Partai Demokrat.

"Dan semua pertanyaan itu dijawab oleh peserta KLB dengan gemuruh, maka baru saya membuat keputusan," kata Moeldoko dalam keterangannya di unggahan akun instagramnya @dr_moeldoko.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demokrat Jakarta Tindak Lanjuti Instruksi AHY, Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban

57 tahun lalu

Partai Demokrat Kurbankan 63 Ekor Sapi, Ada Milik SBY hingga AHY

57 tahun lalu

Partai Demokrat AS Tak Percaya Konflik Iran Sudah Selesai: Kita Diseret ke Perang Panjang

57 tahun lalu

Demokrat Tak Setuju Usulan KPK soal Ketum Parpol Maksimal 2 Periode, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal