"PTBA berusaha mempertahankan kualitas sebagai premium brand. Dari sisi penjualan walaupun biaya logistik naik, tapi pembeli tetap akan membeli batu bara PTBA dengan harga yang cukup baik," tuturnya.
Adapun, kinerja ekspor selama ini turut berkontribusi pada neraca keuangan perseroan. Pada 2025, misalnya, korporasi mencatkan kinerja ekspor sebesar 46 persen.
Adapun soal ekspor, Bukit Asam melakukan diversifikasi pasar selain ke India dan China. Teranyar, korporasi mengekspor komoditas ke Eropa seperti Spanyol dan beberapa negara di Asia Tenggara.