Survei Pakar: Palestina Merdeka Jadi Jimat Diplomasi Indonesia

Tim iNews
Massa aksi bela Palestina di Patung Kuda, Jakpus, Minggu (12/10/2025). (Foto: Aldhi Chandra Setiawan)

Ketiga, menghitung efektivitas inisiatif perdamaian global yang ada saat ini, termasuk keanggotaan dalam organisasi internasional. 

Selain isu luar negeri, survei pakar yang dilakukan di 12 kota besar ini juga memetakan program domestik berdasarkan fungsinya yakni, Program Mesin Pertumbuhan (Engine): Kampung Nelayan, KDKMP, dan 3 Juta Rumah (disetujui 43% ahli).

Kedua, Program Stabilisator Sosial (Stabilizer): Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, dan Lumbung Pangan. 

"Kalibrasi geopolitik harus dilakukan cepat, namun tetap menjaga hubungan konstruktif dengan Amerika Serikat karena kepentingan geoekonomi Indonesia di bidang perdagangan dan investasi sangat besar," kata Bram.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
5 bulan lalu

KSP Beberkan 20 Poin Board of Peace: Gaza Tak Dikuasai Israel, Palestina Jadi Negara Sendiri

5 bulan lalu

JK: Kalau Board of Peace Bisa Bawa Damai di Palestina, Kita Dukung

11 hari lalu

Jumlah Orang Super Kaya RI Diramal Melonjak 82 Persen, Ini Respons Pemerintah

2 bulan lalu

Prabowo: Saya Sangat Gembira Prancis Pelopor di Eropa Dukung Kemerdekaan Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal