Dalam survei tersebut, dia menyebut sebanyak 81,4 persen kalangan masyarakat dari kelompok umum setuju Operasi Ketupat 2026 lebih baik menciptakan kelancaran arus lalu lintas. Sementara di kalangan pemudik, jumlah yang setuju lebih tinggi yakni 82,7 persen.
Selain itu, kata dia, sebanyak 79,8 persen masyarakat setuju penyelenggaraan Lebaran tahun ini lebih baik dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dibanding tahun lalu.
"Mayoritas setuju baik dikalangan semua responden maupun di kelompok responden yang melakukan mudik bahwa Operasi Ketupat lebaran tahun ini lebih baik dalam menciptakan kelancaran arus lalu lintas dan lebih baik dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dibanding tahun lalu," jelasnya.
Lebih lanjut, Burhanuddin mengatakan mayoritas pemudik juga merasa puas dengan fasilitas dan layanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
"Pemudik paling puas dengan penyediaan posko dari Polri untuk pengamanan, pusat informasi, sekaligus memberi layanan tempat istirahat bagi masyarakat selama arus mudik/balik sebesar 84 persen," tuturnya.