Survei Apindo: 67 Persen Perusahaan Tak Berniat Rekrut Karyawan Baru 

Iqbal Dwi Purnama
Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam. (Foto: tangkapan layar)

"Kalau dari dunia usaha kita kesulitan sekali kalau setiap dua tahun sekali regulasi berubah, padahal kami dunia usaha harus membuat kontrak semakin panjang semakin baik, semakin kita bisa menjamin tenaga kerja kita," tuturnya.

Bob menjelaskan, kondisi tersebut membuat para pengusaha kesulitan untuk menghitung proyeksi  beban upah yang harus dibayar pengusaha dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Penghitungan ini penting dalam penyusunan strategi ekspansi usaha jangka panjang. 

"Kalau regulasi berubah, kami kesulitan untuk menghitung sebenarnya berapa sih biaya tenaga kerja kita, katakanlah untuk tiga tahun atau lima tahun ke depan, ini menyulitkan dunia usaha," ucapnya.

Lebih jauh, Bob membandingkan negara-negara dengan regulasi-regulasi ketenagakerjaan yang fleksibel mampu menyerap tenaga lebih kerja besar. Pasalnya, hal ini akan mendatangkan investasi lebih mudah dan ekspansi bisa dilakukan lebih terukur. 

Dia berharap, RUU Ketenagakerjaan yang baru ini tidak hanya memproteksi buruh atau mengakomodir dunia usaha saja, tetapi memberikan jalan lebih mudah bagi investor menanamkan modalnya di dalam negeri. 

"Banyak kebijakan kita yang mempertimbangkan kepentingan pekerja dan kepentingan pengusaha, tapi kepentingan pencari kerja ini yang kurang diperhatikan," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Kondisi Ketenagakerjaan RI Sudah Lampu Kuning, Apindo: 1,5 Juta Orang Tak Terserap Pasar Kerja

Bisnis
2 tahun lalu

Apindo Usul Pembentukan Kementerian dan Badan Baru di Kabinet Prabowo

Makro
2 tahun lalu

Apindo Minta Pemerintah Pertimbangkan Ulang Wacana Kenaikan PPN Jadi 12 Persen

Bisnis
2 tahun lalu

Apindo soal Iuran Tapera: Jangan Dipaksa Jadi Kewajiban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal