Suara PSI Melonjak, Pengamat: Rumor Operasi Loloskan Parpol ke Senayan Patut Diantisipasi

Raka Dwi Novianto
Pengamat menyoroti perolehan suara PSI yang naik secara signifikan di Sirekap KPU. Rumor operasi meloloskan parpol tertentu ke Senayan harus diantisipasi. (Foto: Antara)

Dia mendesak Bawaslu dan KPU menelusuri adanya dugaan penggelembungan suara atau pun operasi senyap tersebut.

"Sebab, kalau ada operasi senyap, hal itu sangat mencederai demokrasi. Mereka sudah mengkhianati suara rakyat dengan mengalihkan ke partai yang tidak berhak," katanya.

Selain itu, kata Jamaluddin, jika Bawaslu dan KPU tidak mengatasi hal tersebut maka masyarakat bisa menilai kedua lembaga gagal melaksanakan tugasnya.

"Jadi, kalau KPU dan Bawaslu tidak dapat menjelaskan dan mengatasi hal itu, maka wajar kalau anak bangsa akan mempertanyakan legitimasi hasil pileg dan pilpres. Karena itu, KPU dan Bawaslu sebaiknya dibubarkan saja," tutur dia.

Diketahui, berdasarkan data real count KPU yang dipublikasikan di Sirekap, PSI mendapatkan 2.001.493 suara atau 2,68 persen pada Senin (26/2/2024) pukul 06.00 WIB. Data itu diolah dari rekapitulasi suara di 530.776 TPS.

Suara itu terus melonjak hingga Sabtu Minggu (3/3/2024) pukul 09.00 WIB. Dari hasil real count terhadap 541.637 atau 65,79 persen TPS, PSI mendulang 2.403.030 suara atau 3,13 persen.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Kubu Roy Suryo Sindir Jokowi Mau Keliling Semua Provinsi: Cukup ke Pengadilan Surakarta

Nasional
10 hari lalu

Kaesang Menangis di Rakernas: Saya akan Peras Semua Darah untuk Menangkan PSI

Nasional
11 hari lalu

Jokowi Ungkap Sejumlah Tokoh bakal Gabung PSI: Semakin Banyak Perbedaan, Hati-Hati

Nasional
17 hari lalu

Ahmad Ali PSI Sebut Gibran Punya Kapasitas Kuat: Dia Dampingi Prabowo karena Mampu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal