Suara PSI Melonjak, Pengamat: Rumor Operasi Loloskan Parpol ke Senayan Patut Diantisipasi

Raka Dwi Novianto
Pengamat menyoroti perolehan suara PSI yang naik secara signifikan di Sirekap KPU. Rumor operasi meloloskan parpol tertentu ke Senayan harus diantisipasi. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamaluddin Ritonga, menyoroti kenaikan perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Fenomena itu dinilai mengejutkan karena berdasarkan hasil quick count Pemilu 2024, PSI meraih suara di bawah 3 persen.

"Kenaikan itu mengejutkan karena hasil quick count dari semua lembaga survei menempatkan suara PSI kurang dari 3 persen. Karena itu, semua lembaga memprediksi PSI tidak masuk Senayan," kata Jamaluddin dalam keterangannya, Minggu (3/3/2024).

Dia lantas mengingatkan rumor adanya operasi senyap untuk meloloskan partai politik (parpol) tertentu ke Senayan. Rumor tersebut, kata Jamaluddin, harus segera diantisipasi.

"Selain itu, rumor adanya operasi senyap yang akan meloloskan partai politik tertentu ke Senayan juga patut diantisipasi. Setidaknya kenaikan signifikan itu harus ditelusuri apakah terkait dengan adanya operasi senyap tersebut," kata Jamaluddin.

Dia mengatakan, kenaikan suara PSI cukup signifikan hanya dalam waktu beberapa jam saja. Hal itu bisa menimbulkan kekhawatiran adanya potensi penggelembungan suara.

"Kenaikan itu juga dipertanyakan karena terjadi hanya dalam dua jam suara PSI bertambah 19,5 ribu dari 110 TPS. Hal ini dikhawatirkan terjadi penggelembungan suara yang memang diberitakan muncul di banyak tempat," tutur dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi Safari Politik Bareng PSI, Puan Maharani: Hak Warga Negara, tapi Jaga Kondusivitas

57 tahun lalu

Prabowo Instruksikan Tata Ulang Kawasan GBK Jadi Pusat Ekonomi Baru

57 tahun lalu

PDIP Dicap Abu-Abu, Ini Jawaban Ganjar Pranowo

57 tahun lalu

Perindo Dorong Pemilu yang Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Harus Dikocok Ulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal