Soroti Demo Anarkis Pelajar, BPIP Sebut Pendidikan di Sekolah Masih Bermasalah

Kiswondari
Romo Benny (Foto: BPIP)

"Sampai pencampuradukan antara kepentingan pemenangan agama yang simbolistik dan ketidakjelasan arah visi yang dituju," ucapnya.

Karena itu, Benny menekankan, pemerintah harus mencarikan solusi agar anak-anak sekolah mempunyai harapan untuk masa depannya serta energi mereka diarahkan untuk menambah keterampilan, bukan untuk brutalisme.

”Kalau anak-anak itu mampu kreatif dan inovatif serta berpikir kritis maka mereka tidak akan mudah terjebak ke dalam vandalisme itu,” ucap Benny.

Lebih dari itu, Benny berharap bahwa mereka yang terlibat dalam tindakan vandalisme harus ditangani dengan terapi khusus dalam pembinaan anak-anak.

Salah satu upaya itu, pelajar didorong serta diberi peran di publik atas bakat dan minat mereka masing-masing. Seiring dengan itu, bakat dan potensi mereka pun harus tetap dikembangkan. Karena, sistem pendidikan yang memerdekakan siswa mampu menjadikan mereka menjadi diri sendiri dengan bergantung pada potensi yang dimiliki.

"Menggali potensi bakat dan minat yang mereka miliki adalah proses pendidikan yang memerdekakan dengan pengakuan kesuksesan, bukan hanya kemampuan akademis semata. Seseorang memiliki makna hidup ketika dia menjadi dirinya sendiri," kata Benny.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ratusan Mahasiswa Demo di Dekat Patung Kuda, Bawa 3 Tuntutan

2 hari lalu

Mahasiswa Demo di Monas Hari Ini, 4.132 Personel Gabungan Disiagakan

12 hari lalu

1.500 Buruh bakal Demo ke Kantor Purbaya 9 Juli, Desak Pajak JHT Dihapus  

25 hari lalu

Prabowo: Hati-Hati Lho, Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal