Skema Berubah, Kemenkeu: Dana BOS Rp8 Triliun Dikirim Langsung ke Sekolah per Jumat

Riezky Maulana
diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk "Skema Dana Bos, Kenapa Diubah?" di Kawasan Wahid Hasyim, Sabtu (15/2/2020). (Foto: iNews.id/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikhud) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi mengubah skema penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Data per Jumat 14 Februari 2020 ditransfer langsung ke sekolah Rp8 triliun.

Kepala Subdirektorat Dana Alokasi Khusus Non Fisik Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJKPK) Kemenkeu, Kresna Prabowo Mukti mengatakan, perubahan skema penyaluran dana BOS yang dimulai tahun ini langsung dikirim ke rekening sekolah dan tak lagi melalui pemerintah daerah (Pemda).

"Sekarang sebagai contoh melihat data per Jumat (14 Februari 2020) kemarin itu, sudah sekitar Rp8 triliun. Langsung ke sekolah, jadi sudah langsung ke sekolah," katanya dalam diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk "Skema Dana Bos, Kenapa Diubah?" di Kawasan Wahid Hasyim, Sabtu (15/2/2020).

Pada 2019, Kresna mengungkapkan, penyaluran dana BOS sempat dilakukan melalui empat tahap, namun untuk tahun ini hanya tiga tahap selama satu tahun. Menurut dia, pemangkasan dilakukan karena bentrok dengan peralihan tahun ajaran.

"Gini ya, kalau dulu ada empat. Bulan Januari, April, Juli, Oktober 20 persen, 40 persen, 20 persen, 20 persen. Sekarang menjadi Januari, April, September, 30 persen, 40 persen, 30 persen. Kenapa ini kita ubah karena rata-rata dulu urutannya kurang pas karena ada pergantian tahun ajaran," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Prabowo Janji Rawat dan Perbaiki Bandara hingga Puskesmas di Pulau Miangas

Megapolitan
2 hari lalu

103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Pramono bakal Tindak yang Masih Pungut Bayaran

Nasional
3 hari lalu

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Dakwaan Suap Impor Barang, Ini Kata KPK

Nasional
4 hari lalu

Mendikdasmen Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah Rampung Tahun Ini 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal