“Tidak ada yang kalah, tidak ada yang menang jadi semuanya adalah Nahdlatul Ulama kembali bersatu, PBNU kembali bersatu,” tambahnya.
Rumadi menambahkan, pertemuan tersebut juga dimaknai sebagai simbol kelulusan PBNU dari berbagai ujian yang telah dilalui bersama. Dia menegaskan pertemuan di kediaman Rais Aam PBNU berlangsung sederhana dan penuh kebersamaan.
“Jadi pertemuan di kediaman Rais Aam (KH Miftachul Akhyar) tidak ada pernyataan apapun kecuali kita muludan, doa bersama, terus makan-makan. Hanya itu saja,” kata dia.