Sidang Setnov, Ganjar Pranowo Dihadirkan Sebagai Saksi

Richard Andika Sasamu
Mantan Anggota Komisi II DPR Ganjar Pranowo yang kini merupakan Gubernur Jawa Tengah akan dimintai keterangan dalam sidang Setnov. (Foto: iNews.id/Richard).

JAKARTA, iNews.id - Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pengadaa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) Setya Novanto (Setnov) jalani sidang pokok pekara. Sidang masih dengan agenda pemeriksaan saksi. Mantan Anggota Komisi II DPR Ganjar Pranowo yang kini merupakan Gubernur Jawa Tengah akan dimintai keterangan dalam sidang.

"Saya diundang ya datang. Belum tahu apa yang akan disampaikan, jadi nanti kalau ada yang ditanya saya jawab. Ini kan bukan yang pertama di sidang beberapa waktu lalu sudah saya sampaikan," ujar Ganjar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Menurut dia, tidak ada hal baru yang akan disampaikan dalam persidangan. Terkait namanya yang masuk dalam dakwaan, Ganjar mengaku sudah menjelaskan persoalan itu kepada penyidik dan di hadapan majelis hakim sebagai saksi untuk terdakwa Irman dan Sugiharto.

"Kalau itu sudah kita jawab. Dari bukti kan enggak ada, orang yang katanya ngasih bilang enggak ngasih. Buktinya enggak akurat. Selesai toh? Pokoknya kalau bersih itu enggak usah takut," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Dalam surat dakwaan jaksa pada KPK terhadap Irman dan Sugiharto, Ganjar disebut menerima suap sebesar USD520 ribu. Ganjar diduga menerima kala masih duduk di Komisi II DPR RI.

Ganjar disebut sebagai salah satu pihak yang ikut dalam pertemuan pada periode Mei 2010. Pertemuan itu dilakukan sebelum rapat dengar pendapat antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi II DPR.

Dari keterangan M Nazaruddin, pertemuan itu dihadiri Irman, Sekretaris Jenderal Kemendagri Diah Anggraini dan Menteri Dalam Negeri saat itu Gamawan Fauzi. Selain itu, beberapa anggota DPR seperti Chaeruman Harahap, Taufik Efendi, Teguh Djuwarno, Ignatius Mulyono, Mustoko Weni, dan Arief Wibowo juga ikut hadir.

Pertemuan juga dihadiri oleh Muhammad Nazaruddin termasuk Andi Narogong. Tujuannya adalah mengenalkan Andi sebagai penggarap proyek e-KTP kepada Kemendagri dan anggota Komisi II.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
Nasional
26 menit lalu

KPK Ultimatum Pemilik PT Blueray usai Kabur saat OTT Bea Cukai

Nasional
51 menit lalu

KPK Sita Uang Rp40,5 Miliar hingga Emas 5,3 Kg terkait Kasus Impor Barang di Bea Cukai

Nasional
3 jam lalu

Penampakan Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Diborgol dan Kenakan Rompi Tahanan KPK

Nasional
3 jam lalu

KPK Ungkap 1 Tersangka Kasus Suap Impor Barang di Bea Cukai Kabur saat OTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal