Meski demikian, Teddy mengklaim tingkat kepercayaan publik terhadap Prabowo tetap tinggi.
“Faktanya, lebih dari 96 juta warga lebih percaya Pak Prabowo. Tidak percaya mereka. Nah, itu adalah bukti nyata kepercayaan publik. Bukan suatu asumsi,” katanya.
Teddy menegaskan perbedaan pendapat tetap diperbolehkan dalam demokrasi, namun harus disampaikan secara bertanggung jawab agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Jadi, saya kira boleh kita berbeda pandangan, boleh berbeda pendapat, silahkan beri kritik. Tapi jangan sampai kita memberi statement yang mengarah pada kecemasan. Membuat orang cemas terhadap negeri ini. Semuanya stabil, semuanya terkendali. Mari kita sama-sama untuk mencapai yang terbaik ke depan,” tandasnya.