Sejarah Perusahaan Bata: Ada Sejak sebelum RI Merdeka, Kini Setop Produksi Alas Kaki

Tangguh Yudha
Sejarah perusahaan Bata yang memutuskan untuk menghentikan produksi alas kaki. (Foto: Dok. IG Bata)

Sebagai salah satu produsen sepatu terbesar di Indonesia, Bata memiliki spesialisasi yang berfokus pada produksi sepatu injeksi untuk pasar lokal maupun internasional. Selain itu, perusahaan ini juga telah membuka 435 toko ritel di seluruh Indonesia, termasuk Family and City Stores.

Baca Juga

Setelah cukup lama berada di puncak ketenaran, kejayaan Bata mulai pudar seiring berjalannya waktu. Pada 30 April 2024, Bata resmi menutup pabriknya di Purwakarta. Kala itu Bata menderita kerugian pada kuartal III 2023 yang mencapai Rp80,65 miliar.

Angka ini naik jika dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2022 yakni sebesar Rp20,43 miliar.

Kemudian, Bata resmi menghentikan kegiatan usaha industri alas kaki kebutuhan sehari-hari dalam Anggaran Dasar Perseroan. Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar 25 September 2025.

Dalam ringkasan risalah RUPSLB yang dipublikasikan, para pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan guna menghapus kegiatan usaha industri alas kaki dari lini bisnis perusahaan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia

57 tahun lalu

Prabowo Pimpin Panen Raya Udang Vaname 75 Ton di Kebumen

57 tahun lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal