Sejarah Masjid Istiqlal, Masjid Terbesar di Asia Tenggara

Satrio Bintang Hutomo
Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara (Foto: M Refi Sandi)

Dalam pertemuan tersebut dibentuklah yayasan Istiqlal yang berperan sebagai panitia dalam pembangunan masjid Istiqlal, yang disahkan langsung oleh Presiden Soekarno pada 7 Desember 1954.

Rapat tersebut juga membahas tentang penentuan tempat atau lokasi akan dibangunnya masjid Istiqlal. Pada saat itu terjadi perbedaan pendapat yang dapat merubah sejarah Masjid Istiqlal.

Wakil Presiden Mohammad Hatta yang saat itu hadir, memiliki pendapat bahwa lokasi yang paling tepat adalah di Jl Moh Husni Thamrin, karena merupakan lingkungan yang ditempati oleh banyak masyarakat Muslim pada saat itu.

Sementara Ir Soekarno mengusulkan bahwa pembangunan lebih baik dilakukan di Taman Wihelmina, yang di bawahnya terdapat reruntuhan benteng Belanda dan dikelilingi oleh pusat-pusat perdagangan serta posisinya yang dekat dengan Istana Merdeka.

Pendapat Moh Hatta pada saat itu akan akan lebih menghemat biaya, karena lahannya yang masih kosong, maka tidak diperlukan pengeluaran untuk melakukan penggusuran.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Idul Adha, Masjid Istiqlal Salurkan 10.728 Bungkus Daging Kurban Isi 1 Kg per Paket

57 tahun lalu

Wapres Gibran Rakabuming Raka Salat Iduladha 1447 H di Masjid Istiqlal

57 tahun lalu

Megawati hingga Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal 

57 tahun lalu

Menag Ungkap Prabowo Tetap Pantau Iduladha di RI meski Tengah Kunjungi Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal