Sejarah Imlek Jadi Hari Libur di Indonesia, Ada Peran Gus Dur hingga Dijuluki Bapak Tionghoa Indonesia

Ajeng Wirachmi
Imlek merupakan salah satu hari libur di Indonesia yang berlaku sejak tahun 2002. (Foto: MPI/Advenia E)

Dalam Jurnal Syntax Idea (2020) bertajuk “Pengaruh Kebijakan Pemerintah Terhadap Pola Hidup Etnis Tionghoa (Fokus Penelitian Pasca Kemerdekaan)” disebutkan Gus Dur kala itu mengajukan sebuah konsep bangsa Indonesia nonras. Di saat yang bersamaan, dia juga mengkritisi penduduk asli Indonesia yang justru memiliki sikap tidak adil, tidak jujur, dan merusak kalangan etnis Tionghoa.

Melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2000, Gus Dur mencabut Inpres Nomor 14 Tahun 1967 produk Orde Baru. Dia berhasil mengembalikan kesejahteraan masyarakat Tionghoa.

Mereka pun dapat menjalankan aktivitas keagamaannya seperti biasa dan dapat memperjuangkan hak-hak sipilnya. Tak heran jika Gus Dur dijuluki sebagai Bapak Tionghoa Indonesia.

Tepat pada 9 April 2001, Gus Dur menetapkan tahun baru Imlek sebagai hari libur. Namun, sifatnya masih fakultatif. Artinya, libur hanya berlaku bagi mereka yang merayakan Imlek. Setahun setelahnya, Imlek baru ditetapkan sebagai hari libur nasional lewat keputusan Presiden Megawati. 

Menyoal gagasan nonras yang pernah diutarakan Gus Dur, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat UU (Undang-Undang) No.12 Tahun 2006 tentang kewarganegaraan Indonesia. Di dalamnya, tertulis jelas di Indonesia hanya terdapat WNI dan WNA, serta tidak ada lagi istilah pribumi dan nonpribumi.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah, Barel Sulit Dicari: Bagaimana Strategi Indonesia Seharusnya?

Haji dan Umrah
5 hari lalu

Kisah Kang Surdi, Montir Banten yang Kini Jadi Sopir Bus Selawat 24 Jam di Makkah

Haji dan Umrah
7 hari lalu

Aksi Sigap Petugas Saudi Selamatkan Jemaah Indonesia dari Serangan Jantung di Masjid Nabawi

Haji dan Umrah
9 hari lalu

PPIH Arab Saudi Rekrut Ratusan Mahasiswa Mesir hingga Yaman untuk Atasi Kendala Bahasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal