Sebagian Daerah Masih Diguyur Hujan di Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG

Binti Mufarida
Ilustrasi. Sebagian daerah masih diguyur hujan (Foto: Ilustrasi/Ist)

“Sehingga pada bulan Juni Juli seperti sekarang pola hujan tipe monsun berada pada periode musim kemarau sedangkan pada tipe ekuatorial dan lokal pada bulan Juni ini dapat dikatakan berada pada periode musim hujan,” ujar Kania.

Lalu, wilayah dengan pola hujan tipe monsun saat ini berada pada periode musim kemarau namun bukan berarti tidak ada potensi hujan. Mengapa demikian?

Kania menjelaskan bahwa musim kemarau tidak berarti tidak ada hujan sama sekali karena musim kemarau dapat dipahami sebagai kondisi dimana curah hujan pada suatu periode lebih rendah dibandingkan dengan periode lainnya.

“Sebagai contoh untuk tipe monsun periode Juni, Juli, Agustus memiliki curah hujan yang lebih rendah dibandingkan periode lainnya. Selama musim kemarau curah hujan cenderung berkurang dan terjadi periode yang lebih panjang hari tanpa hujan yang signifikan,” katanya.

Meskipun ada periode kering yang lebih lama, kata Kania, tetap ada potensi hujan selama musim kemarau meskipun curah hujan biasanya lebih ringan dibandingkan dengan musim hujan. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
19 jam lalu

Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Mengintai di Sejumlah Perairan hingga 23 Juli 2026

20 jam lalu

Bogor Diguyur Hujan Deras, BMKG: Bukan Tanda Musim Kemarau Berakhir

2 hari lalu

BMKG: Musim Kemarau Makin Meluas tapi Hujan Lokal Masih Berpotensi Terjadi

3 hari lalu

Gempa Terkini M5,5 Guncang Sangihe Sulut, Kedalaman 10 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal