SBY Minta PBB Hentikan Penugasan UNIFIL usai 3 Prajurit TNI Gugur

Felldy Aslya Utama
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta PBB dalam hal ini UNIFIL menghentikan penugasan di medan perang yang masih membara. (Foto: @pdemokrat/Instagram)

Bahkan, SBY mendengar kabar jika pasukan Israel sudah maju 7 km dari 'Blue Line'. Keadaan ini, menurut dia, tentu sangat berbahaya bagi 'peacekeeper' karena setiap saat bisa menjadi korban dari pertempuran yang tengah berlangsung.

"Dengan argumentasi ini, seharusnya PBB, New York segera mengambil keputusan dan langkah yang tegas untuk menghentikan penugasan UNIFIL dan atau memindahkan lokasi mereka ke luar medan pertempuran yang masih membara saat ini," katanya.

Oleh karena itu, SBY meminta Dewan Keamanan (DK) PBB harus segera bersidang dan bisa mengeluarkan resolusi yang tegas dan jelas. Dia mengaku masih ingat ketika sebagai Menkopolkam RI, harus menghadiri Sidang DK PBB tahun 2000 karena ada insiden di Atambua yang menewaskan tiga orang petugas kemanusiaan PBB akibat unjuk rasa yang terjadi di wilayah Atambua, NTT waktu itu. 

"PBB tidak boleh pilih kasih dan menggunakan standar ganda," ucapnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

Prabowo Kecam Keras Aksi Keji yang Gugurkan 3 Prajurit TNI di Lebanon

Nasional
24 jam lalu

Prabowo Kecam Serangan yang Akibatkan 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon: Tindakan Keji!

Nasional
1 hari lalu

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Prajurit yang Gugur di Lebanon

Buletin
1 hari lalu

Detik-Detik Haru! 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Diserang Israel, Dimakamkan dengan Penuh Khidmat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal