Satgas: Jumlah Kasus Omicron jadi Peringatan Masyarakat Tak ke Luar Negeri

Dita Angga
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (Foto dok BNPB).

“Transparansi data yang disampaikan oleh pemerintah terkait jumlah penularan omicron hendaknya disikapi sebagai peringatan agar masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar negeri untuk alasan yang tidak mendesak,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa adanya tren perkembangan kasus omicron yang terus meningkat baik di tingkat global dan nasional pemerintah pun mengantisipasi agar penularan varian dapat ditekan seminimal mungkin di Indonesia.

“Hasil telaah data yang menunjukkan mayoritas kasus positif omicron merupakan pelaku perjalanan internasional maka mendorong pemerintah untuk mengetatkan pengawasan di pintu-pintu masuk kedatangan luar negeri. Utamanya dari negara-negara yg tingkat kasus omicronnya terdeteksi tinggi. Satgas berharap masy juga dapat mengambil peran dalam mencegah masuknya varian omicron ke Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perjalanan WNI ke LN Anjlok 18,85%, Kunjungan Turis Masuk RI Naik

57 tahun lalu

Purbaya Beri Deadline 6 Bulan WNI untuk Bawa Pulang Aset dari Luar Negeri

57 tahun lalu

RI Berpotensi Surplus 50.000 Perawat di 2029, Pemerintah Siapkan Penyaluran ke Luar Negeri

57 tahun lalu

Natalius Pigai Bangga Putrinya Lulus dari Le Cordon Bleu dan Putranya Kuliah di Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal