Satgas Covid-19 Soroti Kerumunan yang Langgar Protokol, Termasuk Acara KAMI di Tuprok

Dita Angga
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan agar tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan. Namun pelanggaran masih terjadi di beberapa daerah.

Salah satunya adalah kegiatan sepeda santai di Padang Sumatera Barat yang dihadiri 3.000 peserta.

“Terlihat banyak kerumunan yang cukup dekat dan sebagian tidak menggunakan masker. Kami mohon agar seluruh masyarakat dan pemda untuk betul-betul perhatikan hal ini agar tidak terjadi lagi di masa yang akan datang,” katanya saat konferensi pers di Kantor Presiden (18/8/2020).

Lalu acara lain yang melanggar protokol kesehatan adalah konser di Temanggung Jawa tengah.

“Ada pertunjukan live music yang dihadiri oleh ribuan orang di wisata alam Jumprit Temanggung Jawa Tengah pada 15 Agustus 2020. Ini terlihat banyak sekali yang tidak gunakan masker. Mohon kesadaran masyarakat agar disiplin gunakan masker sebagai protokol kesehatan,” katanya.

Temuan Satgas Covid-19 terkait pelanggaran protokol, Selasa (18/8/2020) (Foto: Istimewa)

Wiku juga menyoroti deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi hari ini. Di mana terjadi kerumunan massa yang cukup besar. Dimana sebagian masa tidak menggunakan masker. Sementara ada yang menggunakan masker tapi tidak dengan cara yang benar.

“Jadi kembali lagi mohon agar kita disiplin gunakan masker dan jaga jarak. Karena apa yang terjadi tadi ada refleksi kegembiraan masyarakat sehingga lupa atau mengesampingkan protokol kesehatan,” katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
4 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
8 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
9 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal