Saor Siagian Singgung Dosa Pertama Polri, Sebut Reformasi Harus Dimulai dari Rekrutmen

Binti Mufarida
Praktisi Hukum Saor Siagian singgung reformasi Polri harus dimulai dari proses rekrutmen. (Foto: screenshot)

JAKARTA, iNews.id - Praktisi hukum Saor Siagian menilai reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus dimulai dari proses rekrutmen. Hal itu ia sampaikan dalam dialog bertema “Ujian di Tengah Percepatan Reformasi Polri” di iNews TV, Kamis (26/2/2026).

Dalam diskusi tersebut, Saor pun mengutip pernyataan Ketua Tim Tranformasi Reformasi Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana tentang masalah rekrutmen Polri.

“Saya kutip Profesor Krisnanda, yang juga tim internal reformasi Polri. Dia menyebutkan, ‘Dosa pertama daripada kami adalah waktu rekrutmen’ katanya. Faktanya banyak orang nitip,” ujar Saor.

Menurut dia, pernyataan itu disampaikan secara terbuka sebagai bentuk evaluasi internal.

“Secara terbuka. Bahkan dibilang, ‘Dosa-dosa kami ini, kami semua terbuka’. Artinya, sebelum pengawasan dibilang Pak Irianto yang saya sangat hormati, memang dari awalnya sudah bermasalah,’” ucapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MK Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Gugatan UU Polri Dicabut Pemohon

57 tahun lalu

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun untuk 2027, untuk Apa?

57 tahun lalu

Viral TNI Adang Massa Demo Mahasiswa, Kapuspen: Pengerahan Personel untuk Bantu Polri

57 tahun lalu

Momen Warga Nobar Piala Dunia 2026 Bareng Polri di Lapangan Bhayangkara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal