Sampai Kapan Saling Serang?

iNews.id
Pengamat Terorisme Irjen Pol (Purn) Hamidin Aji Amin (Foto: Istimewa)

Situasi ini sungguh miris dan memilukan. Seorang Menteri Pertama Scotlandia, Humza Yousaf, adalah satu di antara berjuta-juta masyarakat dunia yang sedang khawatir akan situasi Gaza.

Betapa tidak? Sepasang mertuanya (Elizabeth El-Nakla dan Meged) ternyata saat ini terjebak di Gaza. Sang menteri pun tidak tahu apakah mertuanya masih hidup atau sudah meninggal karena komunikasi mereka memang telah terputus dan sistem komunikasi di sana mati. Sang menteri menjelaskan, kedua mertuanya berangkat untuk sebuah kunjungan keluarga sebelum konflik perang Israel Hamas terjadi. 

Presiden ICRC Mirjana Spoljaric juga sangat terkejut melihat situasi penderitaan manusia yang tidak dapat ditoleransi ini. Dia mendesak pihak yang berkonflik untuk segera mengurangi bahkan menghilangkan ketegangan di Gaza dan sekitarnya. 

Saat ini semua pihak seharusnya taat kepada hukum humaniter internasional. Aliran bantuan kemanusiaan dan pekerja internasional yang beroperasi atas nama kemanusiaan seharusnya berjalan tanpa hambatan. Begitu pula bantuan untuk mendapatkan layanan dasar kemanusiaan, kesehatan, akses berkelanjutan di lingkungan yang aman juga sangat penting, tegas sang presiden.

Bagaimana tanggapan Israel atas Situasi Terkini Tersebut?

Sabtu malam kemarin sebagaimana telah diungkap oleh berbagai media, sudah ada penegasan Perdana Menteri Netanyahu bahwa militer telah membuka perang "tahap kedua" melawan Hamas. Pasukan darat telah melakukan  penyerangan dari darat, udara dan juga laut. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Israel Dukung Serang Iran jika Negosiasi Nuklir dengan AS Buntu

Nasional
16 jam lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Nasional
1 hari lalu

PBB Terancam Bangkrut, Kemlu: Kita Telah Melaksanakan Kewajiban Kita

Nasional
1 hari lalu

MUI Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza usai Bertemu Prabowo 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal