Said Aqil: Hari Santri Sangat Mulia karena Sarat Sejarah

Riezky Maulana
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Said Aqil Siroj. (Foto: Istimewa)

Menilik sejarah ke belakang, Said Aqil menyatakan awal mula adanya pesantren di Indonesia dipicu semangat juang beberapa pangeran keraton melawan penjajah. Untuk melawan penjajah, para pengeran tersebut hendak menjadikan pendidikan Islam sebagai pusat pertahanan.

"Para pangeran yang ada di keraton, yang masih memiliki prinsip melawan penjajah lari meninggalkan kerajaan membangun lembaga pendidikan sebagai titik pusat pertahanan. Pertahanan nilai agama islam, baik teologi, akhlak maupun karakteristik serta muamalah dan muasyarah Itu yang nantinya dinamakan pesantren," ucapnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, rata-rata pesantren itu dibangun oleh para keturunan kerajaan, misalnya Pesantren Gedongan di Cirebon dan Pesantren Buntet. Dia mengatakan berdirinya pondok pesantren tersebut berasal dari keturunan Keraton Kesepuhan Cirebon.

"Begitu pula Pangeran Diponegoro, putera Sri Sultan Hamengkubowono II yang keluar dari istana mengadakan perlawanan dan memobilisasi masa melawan Belanda yang itu sangat merepotkan Belanda merupakan santri, murid dari Kiai Hasan Besari Ponorogo," ujarnya.

Tidak hanya itu, kata Said Aqil, Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara merupakan seorang santri. Menurutnya, Ki Hajar adalah murid dari Kiai Syamsudin Klaten.

Sekadar informasi, Hari Santri Nasional diperingati secara rutin setiap tanggal 22 Oktober sejak ditetapkan di tahun 2015. Penetapan itu didasari Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 22 Tahun 2015.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
11 hari lalu

KH Zulfa Mustofa Buka Suara Namanya Masuk Bursa Ketum PBNU

13 hari lalu

Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran

17 hari lalu

Said Aqil: Kebangkitan Umat Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki

20 hari lalu

Golkar Ajak NU Perkuat Peran Jadi Penyeimbang: Nasihatnya Dibutuhkan Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal